Pengertian Normalisasi, Jenis-Jenis Key serta Tahapan Normalisasi

12/14/2015 Add Comment
normalisasi merupakan cara pendekatan dalam membangun desain logika basis data relasional
Dalam basis data, normalisasi digunakan untuk memperbaiki susunan rancangan tabel pada database yang nantinya akan didapat hasil maksimal, sehingga dalam pembuatan program, database tersebut bisa maksimal. adapun pengertian normalisasi menurut para ahli adalah sebagai berikut:

Menurut Kusrini (2007:40) “normalisasi merupakan cara pendekatan dalam membangun desain logika basis data relasional yang tidak secara langsung berkaitan dengan model data, tetapi dengan menerapkan sejumlah aturan dan kriteria standar untuk menghasilkan struktur tabel yang normal.”

Sedangkan dalam tujuan penggunaan normalisasi menurut Frieyadie (2010:1) “Normalisasi bertujuan untuk mengurangi ketidak normalan rancangan tabel yang redudansi atau memiliki struktur atau nilai ganda.”

Berdasarkan pengertian diatas normalisasi merupakan tahapan desain logika basis data relasional yang tidak secara langsung berkaitan dengan model data, tetapi dengan menerapkan sejumlah aturan dan kriteria standar untuk menghasilkan struktur tabel yang normal dengan tujuan untuk mengurangi ketidak normalan rancangan tabel yang redudansi atau memiliki struktur atau nilai ganda.

Didalam normalisasi terdapat pula field kunci atau disebut dengan Key. Menurut Marlinda (2004:118) “Key adalah sejumlah atribute yang mengidentifikasi record/baris dalam sebuah relation secara UNIQUE.” Masih dalam buku Marlinda (2004:118) terdapat beberapa jenis key, yaitu:

  • Candidate key adalah Atribute-atribute yang menjadi determinan yang dapat dijadikan identitas record pada sebuah relation bisa terdapat satu atau lebih candidate key.
  • Primary key adalah candidate key yang menjadi identitas record, karena dapat mengindetifikasi record secara unique.
  • Alternate key adalah Candidate key yang tidak dijadikan primary key.
  • Composite key merupakan Key yang terdiri dari atribute atau lebih. Atribute-atribute tersebut bila berdiri sendiri tidak menjadi identitas record, tetapi bila dirangkaikan menjadi satu kesatuan akan dapat mengindetifikasi secara unique.
  • Foreign key adalah Non-key atribute pada sebuah relation yang juga menjadi key (primary) atribute di relation lainnya. Foreign key biasanya digunakan sebagai penghubung antara record-record dan kedua relation tersebut.

Untuk menormalisasikan tabel-tabel dalam database relasional, diperlukannya teknik-teknik dan tahapan dalam melakukan normalisasi. Masih dalam bukunya Kusrini (2007:41) ada beberapa tahapan-tahapan normalisasi tersebut adalah, sebagai berikut :

  • Bentuk tidak normal : Bentuk ini merupakan kumpulan data yang akan direkam, tidak ada keharusan mengikuti format tertentu, dapat saja tidak lengkap dan terduplikasi.
  • Bentuk Normal Tahap Pertama (1 Normal Form) :Sebuah tabel disebut 1NF jika : Tidak ada baris yang duplikat dalam tabel tersebut dan Masing-masing cell bernilai tunggal.
  • Bentuk Normal Tahap Kedua (2 Normal Form) : Bentuk Normal Kedua (2NF) terpenuhi jika pada sebuah tabel semua atribut yang tidak termasuk dalam primary key memiliki ketergantungan fungsional pada primary key secara utuh. Sebuah tabel dikatakan tidak memenuhi 2NF, jika ketergantungannya hanya bersifat parsial (hanya tergantung pada sebagian dari primary key).
  • Bentuk Normal Tahap Ketiga (3 Normal Form) : Sebuah tabel dikatakan memenuhi bentuk normal ketiga (3NF), jika untuk setiap ketergantungan fungsional dengan notasi X - > A, dimana A mewakili semua atribut tunggal di dalam tabel yang tidak ada didalam X, maka : X haruslah superkey pada tabel tersebut. atau A merupakan bagian dari primary key pada tabel tersebut.
  • Bentuk Normal Tahap Keempat Dan Kelima : Penerapan aturan normalisasi sampai bentuk normal ketiga sudah memadai untuk menghasilkan tabel berkualitas baik. Bentuk normal keempat berkaitan dengan sifat ketergantungan banyak nilai (multivalued depedency) pada suatu tabel yang merupakan pengembangan dari ketergantungan fungsional. Adapun bentuk normal tahap kelima merupakan nama lain dari Project Join Normal Form (PJNF).
  • Boyce Code Normal Form (BCNF) : memenuhi 1NF dan relasi harus bergantung fungsi pada atribut superkey.

demikian pengertian singkat  normalisasi, bentuk-bentuk normalisasi, serta beberapa jenis key yang digunakan dalam normalisasi basis data.

Daftar Pustaka:

  • Kusrini. 2007. Strategi Perancang Dan Pengolahan Basis Data. Yogyakarta : Andi.
  • Frieyadie. 2010. Mudah Belajar Pemrograman Database MySQL Dengan Microsoft Visual Basic 6.0. Yogyakarta : Andi.
  • Marlinda, Linda. 2004. System Basis Data. Yogyakarta : Andi.

Konsep Dasar Sistem, Karakteristik Sistem serta Klasifikasi Sistem

12/14/2015 1 Comment
Konsep Dasar Sistem, Karakteristik Sistem serta Klasifikasi Sistem
Apa itu sistem? pengertian sistem menurut para ahli? pertanyaan seperti itu mungkin sering kita tanyakan saat menggarap tugas akhir atau skripsi, karena tanpa adanya landasan atau pengertian dari para ahli maka tulisan kita tidak akan di anggap. nah disini saya coba membahas sedikit pengertian sistem menurut para ahli, karakteristik sistem serta klasifikasi sistem.

Pengertian Sistem

Menurut Kusrini (2007:11) mengemukakan bahwa “Sistem adalah sebuah tatanan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (dengan tugas/fungsi khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses/pekerjaan tertentu”.

Menurut Winarno (2006:1.3) menyimpulkan bahwa definisi sistem adalah sekelompok komponen yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut. Sistem berfungsi menerima input (masukan), mengolah input, dan menghasilkan output (keluaran). Input dan output berasal dari luar sistem, atau dari lingkungan sistem tersebut berada. Oleh karenanya, sistem akan berinteraksi dengan lingkungannya. Sistem yang mampu berinteraksi dengan lingkungannya akan mampu bertahan lama. Sistem yang tidak cepat berinteraksi dengan lingkungannya tidak akan bertahan lama.

Dari definisi-definisi di atas, dapat kita simpulkan bahwa sistem terdiri dari unsur-unsur atau elemen-elemen yang merupakan bagian yang saling terpadu dan saling berhubungan secara erat  antara satu dengan yang lainnya dengan sifat serta kerjasama antara unsur atau elemen tersebut mempunyai bentuk yang tertentu dan saling mempengaruhi untuk mencapai tujuan yang sama pula. Dapat pula dikatakan bahwa suatu sistem dari dari struktur dan proses. Struktur merupakan unsur-unsur yang secara terintegrasi membentuk sistem tersebut. Sedangkan proses merupakan penjelasan prosedur atau tata urutan kerja dari suatu sistem untuk mencapai tujuan tertentu. Agar suatu sistem dapat bekerja secara efektif dan efesien maka setiap struktur dan proses tersebut harus saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya.

Karakteristik Sistem

Menurut Kusrini dan Koniyo (2007:6) sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, diantaranya:

  • Komponen Sistem (Component) : Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang saling bekerja sama membentuk suatu komponen sistem atau bagian-bagian dari sistem.
  • Batas Sistem (Boundary) : Merupakan daerah yang membatasi suatu sistem dengan sistem yang lain atau dengan lingkungan kerjanya.
  • Subsistem : Bagian-bagian dari sistem yang beraktivitas dan berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan dengan sasarannya masing-masing.
  • Lingkungan Luar Sistem (Environment) : Suatu sistem yang ada diluar dari atas sistem yang dipengaruhi oleh operasi sistem.
  • Penghubung Sistem (Interface) : Media penghubung antara suatu subsistem dengan subsistem lain. Adanya penghubung ini memungkinkan berbagai sumber daya mengalir dari suatu subsistem ke subsistem lainnya.
  • Masukan Sistem (Input) : Energi yang masuk ke dalam sistem, berupa perawatan dan sinyal. Masukkan perawatan adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat berinteraksi.
  • Keluaran Sistem (Output) : Hasil energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan.
  • Pengolahan Sistem (Proces) : Suatu sistem yang mempunyai suatu bagian pengolah yang akan mengubah masukan menjadi keluaran.
  • Sasaran Sistem (Objective) : Tujuan yang ingin dicapai oleh sistem, akan dikatakan berhasil apabila mengenai sasaran atau tujuan.

Klasifikasi Sistem

Menurut Kusrini dan Koniyo (2007:7) mengatakan bahwa suatu sistem dapat diklasifikasikan sistem sebagai berikut:

  • Sistem Abstrak dan Sistem Fisik : Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau gagasan yang tidak tampak secara fisik. Sedangkan sistem fisik adalah sistem yang ada secar fisik.
  • Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia : Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi karena proses alam. Sedangkan sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancangan oleh manusia.
  • Sistem Tertentu dan Sistem Tak Tentu : Sistem tertentu adalah suatu sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat. Sedangkan sistem tak tertentu adalah sistem dengan perilaku kedepan yang tidak dapat diprediksi.
  • Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka : Sistem Tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dengan lingkungan luar atau otomatis. Sedangkan sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan dapat terpengaruh dengan keadaan lingkungan luarnya.

Daftar Pustaka :


  1. Kusrini, M.Kom. 2007. Strategi Perancangan dan Pengelolaan Basis Data: CV. Andi Offset.
  2. Winarno. 2006. Sistem Informasi Akuntansi. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
  3. Kusrini, dan Koniyo Andri. 2007. Tuntutan Praktis Membangun Sistem Informasi Akuntansi dengan Visual Basic dan Microsoft SQL Server. Yogyakarta: CV. Andi Offset.


Membuat Form Login Dengan VB 6.0, MySQL dan ADODB Connection

12/07/2015 8 Comments
Membuat Form Login Dengan VB 6.0, MySQL dan ADODB Connection, cara membuat form login keren
Pada tutorial kali ini, saya akan menjelaskan sedikit mengenai cara membuat form login dengan visual basic 6.0, mysql dan adodb connection. Sebelum membahas langkah-langkah membuat form login pada vb 6.0 ini alangkah baiknya kita samakan presepsi kita dalam mempersiapkan peralatan tempur kita. Jadi teman-teman harus membuat modul koneksi yang telah terhubung ke database. Jika belum membuat nya, silakkan kunjungi tutorial saya sebelumnya mengenai cara membuat module koneksi di vb 6.0 dan mysql dengan ADODB.
Jika koneksi tersebut sukses, mari kita menuju langkah selanjutnya, yaitu cara membuat form login pada vb 6.0. disini saya sekaligus menjelaskan bagaimana cara membuat form login keren visual basic 6.0 beda hak akses, fungsinya adalah membuat login lebih dari 1 user vb dengan database MySQL misalnya hak akses admin dan user.

Buat Database Serta Tabel yang dibutuhkan

Langkah pertama yaitu kita membuat database, namun untuk database karena teman-teman sudah mengikuti tutorial saya yang sebelum nya, saya akan menggunakan database yang sama, yaitu database Biodata, dan membuat table yang dibutuhkan, karena pada tutorial ini adalah mengenai cara mudah membuat form login pada vb 6.0 dan MySQL, maka saya akan membuat table user dengan field sebagai berikut:
CREATE TABLE `user` (
  `iduser` int(11) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
  `namauser` varchar(30) DEFAULT NULL,
  `username` varchar(30) DEFAULT NULL,
  `password` varchar(20) DEFAULT NULL,
  `hakakses` varchar(10) DEFAULT NULL,
  PRIMARY KEY (`iduser`)
) ENGINE=InnoDB

Desain Form Login pada VB 6.0

Nah, untuk langkah kedua, teman-teman silakkan desain form yang dibutuhkan, saya membuat form login sederhana seperti gambar dibawah ini:
Keterangan:
  1. Textbox1 kita ganti name pada propertisnya menjadi txtusername
  2. Textbox2 kita ganti name pada propertisnya menjadi txtpassword
  3. Command1 ubah namenya menjadi cmdlogin

Buka form login dan ketikkan perintah ini

Pertama kali kita deklarasikan variable yang akan kita gunakan untuk menyimpan isi dari field database. Disini saya menggunakan variable login. Kodenya adalah Dim login As New ADODB.Recordset.
Kembali lagi ke desain form login kita, klik 2 kali pada tombol login yang telah kita buat, ketikkan perintah berikut :
Set login = New ADODB.Recordsetlogin.Open "select * from user where username='" & txtusername.Text & "' and password='" & txtpassword.Text & "'", connIf login.RecordCount > 0 Then    Form2.Show    Unload MeElse    MsgBox "user id atau password kosong/salah"    txtusername.Text = ""    txtpassword.Text = ""    txtusername.SetFocusEnd If
Keterangan:
Set login = New ADODB.Recordset adalah perintah untuk mengosongkan variable login sehingga jika variable ini awalnya memiliki nilai, maka dengan perintah ini variable login akan dianggap variable baru tanpa nilai.
login.Open "select * from user where username='" & txtusername.Text & "' and password='" & txtpassword.Text & "'", conn adalah perintah sql membuka table dan mencocokkan isi dari textbox txtusername dan txtpassword dengan isi field username dan password yang ada di database.
If login.RecordCount > 0 Then
    Form2.Show
    Unload Me
Adalah jika variable login memiliki nilai lebih dari 0, atau dengan arti lain ada username dan password yang sama, antara yang kita inputkan di form login dan di database maka akan membuka form 2 dan form login akan di unload.
Else
    MsgBox "user id atau password kosong/salah"
    txtusername.Text = ""
    txtpassword.Text = ""
    txtusername.SetFocus
End If
Adalah selain itu jika tidak ada kecocokan antar yang di isikan di form login dengan di database maka akan menampilkan pesan user id atau password kosong/salah, kemudian secara otomatis isi text pada txtusername dan txtpassword menjadi kosong, dan kursor otomatis berada di txtusername. Sampai disini sebenarnya form login kita sudah jadi. Namun seandainya kita membuat hak akses yang berbeda-beda pada admin, misalnya ada admin yang berfungsi sebagai root, dan ada admin yang berfungsi sebagai pengguna, maka kita tambahkan sedikit kode pada form loginnya.

Hak Akses

Langkah pertama untuk membuat hak akses adalah membuat variable baru, disini saya membuat variable hakakses, teman-teman boleh saja member nama apa pada variable tersebut, letakkan pada baris kedua, koding lengkapnya adalah seperti berikut Dim hakakses As New ADODB.Recordset jadi pada kasus ini kita telah memiliki 2 variable, variable pertama adalah login yang kita buat pada langkah ke 3, dan variable hakakses yang baru saja kita buat.

Buat Form Untuk Level User

Buat form baru, disini saya beri nama form3 saja agar mudah, form1 untuk login, form2 untuk level admin, dan form3 untuk level user. Setelah form jadi, isi field pada database teman-teman, beri hakakses nya user, pada field sebelumnya kita telah membuat username dan password dengan hak akses admin.

Source Code Login VB 6.0 Dengan Hak Akses

Source code nya singkat saja, seperti berikut:
Set hakakses = New ADODB.Recordsethakakses.Open "select * from user where username='" & txtusername.Text & "' and password='" & txtpassword.Text & "'", conn    leveluser = hakakses.Fields("hakakses")        If leveluser = "admin" Then            Form2.Show        Else            Form3.Show        End If
Jadi, source kode lengkapnya dalam 1 form login adalah seperti gambar berikut:
Source Code Login VB 6.0 Dengan Hak Akses

Jika berhasil login sebagai admin maka akan muncul seperti gambar berikut:
berhasil login sebagai admin di vb 6.0 dan mysql

Dan jika berhasil login sebagai user maka akan muncul seperti gambar berikut:
berhasil login sebagai user di vb 6.0 dan mysql
Nah, itu dia cara mudah Membuat Form Login Dengan VB 6.0, MySQL dan ADODB Connection. jika ada yang belum jelas, silakkan teman-teman bahas di komentar ya. terima kasih..