Membangun Pendidikan Indonesia di Era Teknologi Informasi

10/08/2016 Add Comment
Membangun Indonesia melalui teknologi informasi
Ilustrasi Pendidikan di perkotaan (sumber:Kompas.com)
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia dewasa ini dapat dikatakan pada fase puncak perkembangannya. Kebutuhan akan informasi yang cepat telah pula ditunjang oleh sarana dan prasarana yang memadai.

Terlebih di kota besar,  akses internet yang telah didukung oleh jaringan 4G yang super cepat, serta  Smartphone dengan harga terjangkau, fitur dan spesifikasi  yang dibenamkan bernilai fantastis, menambah kemudahan dalam melakukan komunikasi.

Eksistensi di media sosial, komunikasi via video call, atau sekedar berselancar di dunia maya untuk mencari beberapa informasi telah menjadi kebutuhan primer masyarakat. Namun yang menjadi permasalahan adalah tidak meratanya perkembangan teknologi dan komunikasi di penjuru Nusantara.

Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki banyak pulau yang beberapa diantaranya tidak memiliki akses mudah untuk dijangkau. Kondisi seperti ini berdampak pada kurang meratanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dengan level memadai seperti di daerah perkotaan, mungkin jika hanya sekedar melakukan panggilan telepon, telah dapat dilakukan walau bar signal pada handphone hanya terpenuhi 1 hingga 2 bar.

Lantas pertanyaannya adalah, bagaimana cara agar perkembangan teknologi seperti diatas merata hingga ke pelosok Nusantara.

Dilansir dari situs tribunstyle.com, Google sebagai perusahaan raksasa dunia telah memiliki solusi atas hal ini, yaitu dihadirkannya project loon sejak 2003, puncaknya pada Oktober 2015 lalu, project loon yang dikelola oleh Google telah menandatangani kerja sama dengan 3 perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia untuk melakukan uji coba penerapan teknologi ini di Indonesia. Kabarnya balon Google ini akan mulai mengudara di Indonesia mulai 1 November mendatang.

Menyikapi hal ini, muncul kembali pertanyaan di benak kita, apa yang akan kita lakukan jika Project yang bekerjasama dengan 3 perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia ini sukses memeratakan kebutuhan jaringan internet di seluruh nusantara.

Benahi pendidikan di Indonesia

Dengan adanya fasilitas jaringan internet yang merata di setiap daerah diharapkan menjadi sarana pendukung bagi pelajar untuk menimba ilmu lebih giat lagi.

Walau sebenarnya tidak dapat dipungkiri bahwa adanya akses jaringan super cepat juga memiliki dampak negatif bagi pengguna. Namun jika bagi siswa diberikan dampingan, pemahaman, serta dukungan untuk menyalurkan hobi mereka, tentu akan ada nilai positif dalam pembenahan pendidikan di Indonesia.

Untuk menyesuaikan pembenahan pendidikan Indonesia dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tentunya dibutuhkan lagi beberapa aspek pendukung, antara lain:

1. Tenaga pendidik hendaknya dibekali dengan pengetahuan tentang penggunaan teknologi informasi, sehingga jika ada seorang murid stuck menghadapi suatu masalah, guru berperan aktif membimbing murid dalam mencari solusi.

2. Adanya sebuah aplikasi realtime yang memungkinkan murid dapat berkomunikasi dengan guru secara langsung. Sehingga ketika murid diberikan sebuah fasilitas oleh orang tua mereka seperti smartphone mereka tidak hanya menggunakan perangkat ini untuk sekedar eksis di sosial media, namun mereka juga dapat melakukan pembelajaran diluar jam belajar formal mereka.
Selain dapat berkomunikasi dengan tenaga pendidik yang profesional, diharapkan dalam aplikasi ini diberikan sarana belajar sebagai pelengkap materi sekolah. Misalnya diberikan fasilitas download ebook, forum diskusi sesama pelajar, wadah untuk menyampaikan gagasan masing-masing siswa, atau jika memungkinkan diberikan fasilitas bagi siswa yang memiliki karya untuk dijadikan portofolio mereka. Sehingga jika akan masuk ke salah satu universitas unggulan, portofolio ini dapat menjadi nilai tambah.

3. Tersedianya tim trainer atau jika dimungkinkan  guru yang siap memberikan pembelajaran diluar jam belajar formal. Tanpa adanya tenaga pendidik yang mengarahkan atau memberikan solusi tentu menjadi hambatan dalam pembuatan aplikasi realtime yang di butuhkan.

Ketiga point diatas menurut kami adalah hal wajib untuk memajukan pendidikan melalui teknologi informasi di Indonesia. namun, selain ketiga hal di atas, hendaknya aplikasi realtime yang ada, diberikan informasi pendukung mengenai universitas di Indonesia, persyaratan memasuki universitas unggulan baik swasta maupun negeri, informasi beasiswa, serta akan lebih baik jika disajikan pula informasi mengenai tempat tinggal bagi calon mahasiswa dari luar kota yang terjangkau, aman, dan berkualitas yang didukung sarana transportasi menuju kampus pilihan mereka.

Hal ini tentu menjadi solusi bagi kami yang tinggal di pelosok negeri. Jangankan informasi beasiswa yang cepat dan akurat, informasi mengenai seleksi nasional masuk perguruan tinggi juga sangat minim. Pengalaman terpahit bagi penulis adalah gagal nya mendapatkan beasiswa outreaching disalah satu universitas negeri di Kalimantan Barat pada tahun 2011 silam, karena minimnya informasi persyaratan yang harus dipenuhi.

Kami berharap dengan memfasilitasi pendidikan di Indonesia, menjadi jembatan tahap pertama dalam pembangunan Indonesia di era teknologi informasi seperti saat ini. Jika seluruh generasi muda Indonesia dari seluruh penjuru negeri ini telah mengenyam pendidikan dengan baik, maka pembangunan di sektor lain akan mengikuti.