Logika Sederhana Pembuatan Aplikasi Penjualan Barang

11/27/2016
Logika Sederhana Pembuatan Aplikasi Penjualan Barang - Selamat malam kembali teman-teman, saya ingin sedikit berbagi mengenai pengalaman saya menyelesaikan tugas akhir di sebuah akademi swasta di kota Pontianak. Saya masih ingat, pada saat itu saya mengambil judul Perancangan Aplikasi Penjualan Barang Secara Kredit pada Toko Corel Komputer Pontianak. Saat itu saya di beri pertanyaan yang tidak terpecahkan oleh dosen pembimbing saya yaitu Bapak Nanda Diaz Arizona, M.Kom.
Logika Sederhana Pembuatan Aplikasi Penjualan Barang
Tugas Akhir
Pertanyaan yang di ajukan adalah, pada aplikasi yang saya buat menggunakan Visual Basic 6.0, ada form Stock Barang yang di dalamnya ada harga beli dan harga jual, nah ketika stock lama masih ada, dan datang stock baru dengan harga beli yang berbeda, maka penjualannya menggunakan patokan harga yang mana? Pertanyaan tersebut tidak terjawab efektif oleh saya hingga saya wisuda. 

Sampai akhirnya setelah lulus kuliah dan saya diterima kerja di sebuah perusahaan swasta di Kota Pontianak, saya saat itu sudah lupa dengan pertanyaan Pak Nanda. 1 Tahun saya bekerja di Perusahaan tersebut, saya yang awalnya di bagian Pramuniaga berkesempatan mendapat promosi  hingga menjadi seorang Store Leader.

Pekerjaan store leader selain memastikan keadaan toko terkoordinir dengan baik, juga harus berurusan dengan data-data penjualan dan stock barang. Nah saat saya pertama kali pindah bagian, saya diperkenalkan dengan aplikasi perusahaan. Untuk aplikasi perusahaan lintas provinsi, pastinya logika yang digunakan sudah sangat baik. Apalagi umur perusahaan yang sudah mapan, membuat logika program sudah level dewa.

Saat itu saya kembali ingat tentang pertanyaan Pak Nanda seperti diatas, dan setelah saya belajar Aplikasi yang digunakan, saya baru mendapatkan jawaban pertanyaan 2 Tahun lalu. yaitu mengenai penentuan harga jual barang.

Untuk perusahaan dagang dengan item yang dijual berjumlah ratusan atau bahkan ribuan, tentu penentuan harga jual tidaklah manual, namun pertanyaannya, Logikanya Bagiamana?

Jawabannya sebenarnya sederhana, yaitu penentuan harga jual baru adalah Harga Beli Lama + Harga Beli Baru = Harga Beli Rata-rata, Penentuan harga jual baru adalah, harga jual baru harus di atas harga jual rata-rata dengan margin setiap item berebeda. Intinya adalah Pengguanaan Average Cost untuk penentuan harga jual baru. Sehinnga tidak ada kerugian yang ditimbulkan akibat perubahan harga beli untuk item yang sama.

Nah, tujuan saya menulis panjang lebar disini adalah, jika teman-teman memiliki masalah seperti yang saya alami di atas, jawabannya tidak bisa hanya di fikirkan, tetapi harus terjun langsung untuk mengetahui sebuah sistem. setelah kita mendalami sistem tersebut, barulah kita bisa tau jawaban yang paling efektif seperti apa. demikian Logika Sederhana Pembuatan Aplikasi Penjualan Barang Terima Kasih dan semoga bermanfaat.

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.